si aku berdiri kokoh beristanah megah
setiap pagi melempar sisa-sisa kepada dia
si aku berdiri bertolak pinggang
telunjuk berperintah.
si aku berdiri.berdiri.berdiri
di atas. si dia hanya bisa duduk
menadah tangan bak anjing tunggu jatah tulang.
si dia duduk hanya terkaku bengong bodoh
tunggu si aku lempar tulang dari istana megah nya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar